Viral di TikTok, Gunungan Sampah di Lahan Pribadi Akhirnya Ditutup: Aparatur Desa Kaliasin Bergerak Cegah Banjir
Kabupaten Tangerang, iGlobal. ID – Gunungan sampah yang berada di lahan pribadi di Kampung Sirnagalih/Tancang RT 005/RW 006, Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, akhirnya ditutup setelah keluhan masyarakat viral di media sosial TikTok.
Merespons persoalan tersebut, pada Rabu (5/8/2026), Pemerintah Desa Kaliasin bersama Ketua RT, RW, dan warga melaksanakan kerja bakti membersihkan area yang selama ini dijadikan lokasi pembuangan sampah liar.
Lokasi tersebut diketahui merupakan tanah milik pribadi yang selama beberapa waktu dipenuhi sampah rumah tangga. Kondisi itu dinilai mengganggu kebersihan lingkungan sekaligus berpotensi menyebabkan pencemaran dan penyumbatan saluran air yang dapat memicu banjir ketika hujan deras.
Pemilik lahan sebelumnya telah menyampaikan keberatan kepada Ketua RT agar masyarakat tidak lagi membuang sampah di lokasi tersebut. Sebagai tindak lanjut, pemerintah desa bersama RT setempat memasang pagar untuk menutup akses menuju lokasi pembuangan sampah liar.
Ketua RT 005 Kampung Sirnagalih, Rohadi, mengatakan pihaknya telah beberapa kali mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
"Kami sudah beberapa kali mengimbau warga agar tidak membuang sampah di lokasi ini. Dampaknya bukan hanya mencemari lingkungan, tetapi juga menjadi salah satu penyebab saluran tersumbat yang berpotensi memicu banjir saat curah hujan tinggi," ujarnya kepada awak media.
Rohadi juga mengajak masyarakat agar mulai mengelola sampah dari rumah masing-masing. Menurutnya, apabila memungkinkan, warga dapat membuat tempat pengelolaan atau lubang sampah di lahan sendiri dengan tetap memperhatikan aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Sementara itu, seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan bahwa penutupan lokasi tersebut tidak memengaruhi aktivitas keluarganya.
"Kalau saya tidak masalah ditutup atau tidak, karena sampah di rumah saya dikelola sendiri dan dibakar. Setahu saya juga tidak semua warga membuang sampah ke sana. Bahkan yang membuang bukan hanya warga sekitar, tetapi juga ada yang datang dari luar," tuturnya melalui sambungan telepon.
Penutupan lokasi pembuangan sampah liar tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri dan menjaga kebersihan lingkungan.
Pemerintah Desa Kaliasin juga mengajak seluruh warga agar bersama-sama menjaga lingkungan sehingga persoalan pencemaran dan potensi banjir dapat diminimalkan.
"Lingkungan yang bersih bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat."
Solihin
