Turnamen Voli Antar-RT Desa Patrasana: RT 010 Rebut Gelar Juara, RT 002 Jadi Runner-up
TANGERANG, iGlobal.ID — Perhelatan turnamen bola voli antar-RT se-Desa Patrasana Kecamatan kresek dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kembali bergulir. Memasuki babak semifinal, empat tim bertanding untuk memperebutkan tiket menuju partai puncak.
Pertandingan berlangsung di Lapangan BSA, Kampung Soge, RT 002/001, Desa Patrasana, Kecamatan kresek Sabtu (15/8/2026), mulai pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, rangkaian pertandingan turnamen telah berlangsung sejak babak awal pada Minggu (10/8/2026).
Pada laga semifinal pertama, RT 008 berhadapan dengan RT 010. Pertandingan tersebut berhasil dimenangkan RT 010 setelah unggul dalam dua set secara berturut-turut.
Sementara itu, pertandingan semifinal kedua mempertemukan RT 002 melawan RT 005. Laga berlangsung ketat dan penuh persaingan hingga harus ditentukan melalui rubber set. RT 002 akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 dan memastikan diri melaju ke partai final.
Hasil tersebut membuat partai puncak mempertemukan RT 010 kontra RT 002.
Partai semifinal hingga final turut dihadiri Kepala Desa Patrasana M. Sobri, Ketua Karang Taruna Desa Patrasana Rimin, Bhabinkamtibmas/Binamas Karna, jajaran Jaro, para ketua RT, serta Ketua BPD Desa Patrasana Rakinan.
Dalam arahannya, Kepala Desa Patrasana M. Sobri mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan turnamen sebagai ajang olahraga yang menjunjung sportivitas dan persaudaraan.
“Bermainlah yang apik, bermainlah yang benar sesuai kemampuan masing-masing. Jangan membuat masalah,” ujar M. Sobri.
Ia juga berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan aman dan lancar hingga selesai.
Menurutnya, turnamen tersebut bukan sekadar ajang kompetisi dalam rangka memperingati HUT RI, tetapi juga diharapkan menjadi ruang untuk menemukan dan mengembangkan potensi atlet muda Desa Patrasana.
“Mudah-mudahan generasi ini bukan hanya bermain di event-event seperti ini saja. Mudah-mudahan kalian bisa bermain di luar, bahkan bisa bermain di tingkat nasional. Tidak ada yang tidak mungkin,” katanya.
M. Sobri berharap dari kegiatan tersebut nantinya muncul bibit-bibit unggul atlet bola voli yang dapat membawa nama baik Desa Patrasana di tingkat yang lebih tinggi.
Ketua Karang Taruna Desa Patrasana, Rimin, juga memberikan arahan kepada para peserta dan penonton. Ia menyebut seluruh tim yang telah mencapai semifinal pada dasarnya sudah menunjukkan prestasi.
“Yang sudah masuk semifinal sudah termasuk juara. Hanya urutannya saja yang diperebutkan, juara satu, dua, tiga dan empat,” kata Rimin.
Ia menjelaskan bahwa untuk perebutan posisi ketiga dan keempat tidak digelar pertandingan khusus, sehingga kedua tim yang kalah di semifinal menempati posisi juara bersama.
Rimin juga meminta agar ketertiban selama pertandingan tetap dijaga. Menurutnya, hanya pemain dan official yang diperbolehkan berada di dalam area lapangan.
“Kami minta untuk tertibnya pertandingan, hanya pemain dan official yang berada di dalam lapangan. Harapannya agar kondusivitas serta sportivitas tetap terjaga,” ujarnya.
Memasuki pertandingan final, RT 010 berhadapan dengan RT 002. Antusiasme warga terlihat dari ramainya penonton yang menyaksikan laga penentuan tersebut.
Pertandingan berlangsung sengit sejak set pertama. RT 010 berhasil mengamankan set pembuka. Tidak ingin menyerah begitu saja, RT 002 memberikan perlawanan ketat pada set berikutnya.
Kedua tim saling mengejar perolehan poin. Persaingan bahkan berlangsung hingga terjadi beberapa kali deuce. Namun, RT 010 akhirnya mampu mempertahankan keunggulannya dan menutup pertandingan dengan kemenangan dua set langsung.
Dengan hasil tersebut, RT 010 resmi keluar sebagai juara pertama, sedangkan RT 002 harus puas sebagai runner-up. Sementara posisi juara ketiga ditempati bersama oleh dua tim yang terhenti di babak semifinal.
Ketua BPD Desa Patrasana, Rakinan, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan turnamen yang digelar pemerintah desa bersama unsur terkait.
“Saya sangat mengapresiasi pihak Pemerintah Desa Patrasana yang sudah menyelenggarakan turnamen olahraga di Desa Patrasana,” ujar Rakinan.
Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini memiliki manfaat lebih luas, bukan hanya sebagai hiburan dan kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar-RT serta membuka ruang bagi munculnya talenta olahraga dari desa.
“Semoga ke depannya acara-acara seperti ini dapat kembali terlaksana. Di samping untuk menjalin silaturahmi antar-RT, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mencari bibit-bibit unggul atlet voli maupun cabang olahraga lainnya di Desa Patrasana,” katanya.
Dengan berakhirnya partai final, rangkaian turnamen bola voli antar-RT Desa Patrasana dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI ditutup dengan kemenangan RT 010. Selain menghasilkan juara, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan semangat pembinaan olahraga di tingkat desa.
Bejo
