Pedagang Keluhkan Omzet Menurun Akibat Pembangunan Jalan Raya Gembong-Dangdeur
Tangerang, iGlobal.ID — Sejumlah pedagang di sekitar Jalan Raya Gembong-Dangder mengeluhkan penurunan omzet sejak berlangsungnya pembangunan jalan. Kondisi jalan yang masih dalam proses pengerjaan dinilai berdampak terhadap akses masyarakat dan aktivitas perdagangan di sekitar lokasi.
Pantauan di lokasi, Rabu (26/8/2026), sejumlah bagian jalan masih terlihat dalam tahap pengerjaan dengan material berupa tanah dan batu. Kondisi tersebut membuat akses kendaraan maupun masyarakat menuju sejumlah tempat usaha menjadi kurang nyaman.
Dampak tersebut dirasakan oleh pedagang yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas masyarakat yang melintas dan berbelanja di kawasan tersebut.
Ketua LSM PENJARA DPD Provinsi Banten, Andriyadi, turut menyoroti kondisi tersebut. Ia mengimbau pihak pelaksana proyek dan dinas terkait agar tidak hanya memperhatikan aspek pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempertimbangkan dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat, khususnya para pedagang.
“Kami menghimbau kepada pelaksana proyek dan dinas terkait juga memikirkan dampak ekonomi dari pembangunan jalan yang diduga berdampak dari segi penghasilan. Bila ada kompensasi yang harus diberikan, agar bisa meringankan beban dari pedagang yang terdampak,” ujar Andriyadi.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas jalan dan pelayanan kepada masyarakat. Namun, selama proses pengerjaan berlangsung, perlu ada perhatian terhadap masyarakat yang aktivitas ekonominya terdampak secara langsung.
Andriyadi berharap pemerintah dan pelaksana proyek dapat membuka komunikasi dengan para pedagang serta masyarakat sekitar untuk mencari solusi yang dapat mengurangi dampak selama pembangunan berlangsung.
“Pembangunan tetap harus berjalan, tetapi jangan sampai masyarakat kecil yang berada di sekitar lokasi justru menanggung beban ekonomi sendirian,” tambahnya.
Para pedagang juga berharap pekerjaan jalan dapat diselesaikan sesuai target sehingga akses kembali normal dan aktivitas jual beli dapat berjalan seperti sebelumnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait mengenai dampak ekonomi terhadap pedagang serta kemungkinan adanya langkah penanganan atau kompensasi bagi masyarakat yang terdampak.
