KJN dan AMP Gelar Diskusi Kebangsaan di Surabaya, Perkuat Sinergi Pers dan Masyarakat
SURABAYA, iGlobal.ID – Komunitas Jurnalis Nusantara (KJN) bersama Aliansi Masyarakat Perantau (AMP) menggelar kegiatan bertajuk "NGOPI" (Ngobrol Penuh Inspirasi) sebagai forum silaturahmi, diskusi kebangsaan, dan bertukar gagasan untuk memperkuat persatuan serta membangun sinergi antara insan pers dan elemen masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (23/7/2026) pukul 15.00 WIB di sebuah warung kopi dan kuliner di Jalan Perak Barat Nomor 47, Surabaya, dihadiri Ketua Umum KJN Agus Setiawan, S.H., Ketua Umum AMP H. Holis, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta para anggota kedua organisasi.
Mengusung tema "Bersama Membangun Negeri", forum tersebut menjadi ruang dialog yang menitikberatkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga persatuan bangsa, menyebarkan informasi yang edukatif, serta menangkal penyebaran hoaks dan disinformasi.
Pers Miliki Peran Strategis
Ketua Umum KJN, Agus Setiawan, S.H., mengatakan bahwa jurnalis tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral sebagai mitra strategis masyarakat dalam membangun kehidupan demokrasi yang sehat.
"Komunitas Jurnalis Nusantara hadir dengan semangat independensi dan profesionalisme. Melalui forum NGOPI ini kami ingin membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh elemen masyarakat. Dari ruang diskusi sederhana seperti ini dapat lahir gagasan-gagasan besar untuk menjaga persatuan, memperkuat nilai kebangsaan, serta membangun Indonesia yang lebih baik," ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara media dan organisasi masyarakat menjadi modal penting dalam menghadirkan informasi yang objektif, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
AMP Dukung Kolaborasi Positif
Ketua Umum AMP, H. Holis, menyambut baik kerja sama yang terjalin dengan KJN. Ia menilai masyarakat perantau memiliki peran penting dalam pembangunan sosial maupun ekonomi sehingga membutuhkan dukungan informasi yang akurat dan jaringan komunikasi yang kuat.
"Masyarakat perantau merupakan bagian dari denyut nadi pembangunan. Dengan bersinergi bersama rekan-rekan media dari KJN, kami optimistis setiap langkah organisasi dapat tersampaikan secara transparan, objektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas," katanya.
Dalam forum tersebut juga disepakati sejumlah komitmen bersama, di antaranya memperkuat penyebaran informasi positif, meningkatkan solidaritas sosial, membangun jejaring komunikasi yang responsif, serta menjadikan forum diskusi sebagai agenda rutin dalam menyerap aspirasi masyarakat.
Tokoh Masyarakat Berikan Apresiasi
Tokoh masyarakat Madura-Surabaya, H. Romli, mengapresiasi terselenggaranya forum yang mempertemukan insan pers dan berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang baik akan memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, dan menjadi perekat kebhinekaan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan serta lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum jelas kebenarannya.
Sementara itu, Ketua Umum Ormas KPK Jatim, H. Yusuf Santana, mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan sebagai modal utama dalam membangun masyarakat dan bangsa.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Kenjeran, Aba Inda Sutoko, turut mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan untuk terus mempererat persaudaraan lintas komunitas demi menciptakan suasana yang aman, damai, dan saling mendukung.
Dihadiri Berbagai Elemen Masyarakat
Kegiatan tersebut juga dihadiri H. Abdul Sidi selaku tokoh masyarakat Madura-Surabaya, Cak Selamet sebagai Tim Koordinator Lapangan AMP, pengurus Komunitas Jurnalis Nusantara, pengurus Aliansi Masyarakat Perantau, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Melalui forum "NGOPI", KJN dan AMP berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dalam bentuk program nyata yang mendorong penyebaran informasi yang mencerdaskan, memperkuat solidaritas sosial, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung terciptanya masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.
